Saturday, February 2, 2019

BUKA KEMBALI LOKALISASI ATASI HIV/AIDS

BUKA KEMBALI LOKALISASI ATASI HIV/AIDS

DPRD TULUNGAGUNG – Ketua Komisi C DPRD Tulungagung, Drs Subani Sirab, mewacanakan pembukaan kembali lokalisasi PSK (pekerja seks komersial) di Kabupaten Tulungagung. Hal ini untuk mengatasi penyebaran penyakit HIV/AIDS yang kian tahun kian bertambah di Kota Marmer.

.

“Usulan saya untuk mengatasi meningkatnya penderita penyakit HIV/AIDS di Tulungagung adalah membuka kembali lokalisasi PSK,” ujarnya di Kantor DPRD Tulungagung, Selasa (29/1). Pembukaan kembali lokalisasi PSK tersebut, lanjut Subani, akan mempermudah petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam mengontrol kesehatan mereka sehingga penularan penyakit HIV/AIDS dapat diminimalisir dan tidak menyebar kemana-mana. Tidak seperti saat ini dimana Dinkes Kabupaten Tulungagung kesulitan dalam mengontrol kesehatan PSK karena mereka berada tidak di satu tempat. “Nanti kalau benar-benar lokalisasi dibuka tempatnya di pinggiran saja. Bisa di daerah pegunungan Sendang atau di daerah selatan yakni di Dlodo Pucanglaban,” paparnya.

.

Menurut politisi asal Hanura ini wacana pembukaan kembali lokalisasi PSK untuk mengatasi peningkatan penderita penyakit HIV/AIDS dapat didiskusikan oleh para pemangku kepentingan di Tulungagung. Termasuk kalangan agama.
.
Dari Data Dinkes Tulungagung yang diketahuinya, Subani menyebutkan saat ini jumlah penderita penyakit HIV/AIDS di Tulungagung cenderung meningkat tajam. Saat penutupan lokalisasi PSK di Ngujang dan di Kaliwungu jumlah penderita penyakit HIV/AIDS hanya sekitar 500 orang. Bandingkan dengan saat ini penyakit HIV/AIDS di Tulungagung sudah diderita 1.038 perempuan , ibu rumah tangga (541 orang), laki-laki (1.282 orang), PSK (259 orang) dan waria (28 orang).
.
Berita lengkap DPRD Tulungagung bisa di baca di : www.dprd-tulungagungkab.go.id

No comments:

Post a Comment